Showing posts with label work. Show all posts
Showing posts with label work. Show all posts

16 March 2015

PT Taraka Jaya Samudera

Sekarang kita bercerita tentang pekerjaan....

PT Taraka Jaya Samudera. Itu kantor saya sekarang sejak Februari 2013. Perusahaan ini berada di naungan Samudera Indonesia Group, bergerak di bidang usaha trucking atau Land Transportation. Saat ini perusahaan ini masih bayi, baru lahir tahun 2013 pada saat saya gabung itu... :)

Lahir awal 2013 tidak langsung mengoperasikan truck. Baru ada truck sekitar pertengahan 2013 dengan 3 unit Volvo FL10 bekas. Sebelum itu kegiatannya masih pakai truck orang alias vendor. Proses investasi pertama baru selesai Agustus 2014, beli 10 unit trailer baru ditambah lagi akhir November 2014 sebanyak 4 unit. Pertengahan Maret 2015 ada tambahan lagi sebanyak 10 unit trailer baru. Total kita mulai quartal II dengan 27 unit armada.

Umur boleh muda, tapi pengalaman Insya Allah udah cukup.... sudah Aqil Baligh dan mampu. Mudah-mudahaaaaaannnn......


Muatan gerbong dari Madiun ke Lahat

Muatan boiler dari Paiton ke Purwakarta

Tampak samping biar keliatan mereknya

Little Crew si Pitok.... biasa ikut bapaknya blusukan.

Mudah-mudahan rejekinya lancar jaya....! Ammiinnn.....

13 December 2010

Trip to Surabaya

Business trip kali ini ke Surabaya menggunakan jalan darat.

Perjalanan dimulai Tanggal 9/12 pagi hari jam 05.00 melalui jalur tengah yaitu Semarang - Purwodadi - Randublatung, Blora - Cepu - Bojonegoro - Lamongan - Gresik - Surabaya. Jarak tempuh 296 km ditempuh dalam waktu 7 jam plus istirahat di Cepu untuk sarapan. Tiba di tujuan di pool trucking Ampel Jaya jam 13.00 WIB. Kegiatan di Surabaya memeriksa armada yang akan dialihkan dari Ampel ke SP dan persiapan operasional kegiatan, kunjungan ke beberapa customer group, survey armada impor dan evaluasi investasi yang mau dilakukan di Surabaya.

Perjalanan ke Surabaya lewat jalur tengah relatif lancar tapi kondisi jalan lumayan memprihatinkan. Di Beberapa ruas antara Purwodadi sampai Randublatung kondisi jalan bergelombang dengan beberapa lubang menganga. Lewat itu kondisi jalan relatif bagus hanya di daerah antara Cepu dan Bojonegoro ada perbaikan/pelebaran jalan. Sesampainya di Lamongan jalan sudah mulai bagus dan lebar, sayang arus lalu lintas cukup padat karena jalur ini merupakan jalur kendaraan besar via pantura.

Selain acara kerjaan kantor malam harinya sempat juga mencoba jalan-jalan ke the famous Suramadu Bridge. Cuma karena jalannya malam-malam jadi cuma lewat dan cangkrukan sebentar di Pulau Madura. Abis itu balik ke tanah Jawa, pindah cangkrukan di warung STMJ di Jalan Biliton. Karena penuh jadinya kita cangkrukan di trotoar sambil kepala geleng-geleng liat kendaraan yang lewat.

Keesokan harinya setelah kegiatan langsung pulang jam 19.00 WIB dari Kalianak, Surabaya lewat jalur utara. Kali ini routenya Surabaya - Tol Manyar - Tuban - Rembang - Pati - Kudus - Demak - Semarang. Ini merupakan jalan lama yang aslinya dulu dibuat pada jaman berkuasanya gubernur Inggris Deandles. Jalur ini menyusuri pantai utara Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sayang perjalanan pulang dilakukan malam hari dan tidak bisa sambil menikmati perjalanan yang ada. Salah satu tempat wisata yang dilewati adalah Tanjung Kodok.

Perjalanan sampai dengan Tuban dilalui dengan lancar, hanya saja karena lewat daerah situ jam 20.00 masih banyak motor yang berseliweran di jalan dan posisi jalannya agak santai di jalur tengah jalan. gangguan perjalanan terasa di daerah Sluke, Rembang. Jalan rusak sepanjang (kira-kira lho) 3 - 5 kilo.... kira-kira lho ya...

Jarak tempuh 319 km ditempuh dalam waktu 7 juga.... Sampai di rumah sabtu 11/12 jam 02.00 WIB.....

So exhausted.....

06 November 2008

Naik Speed ke Muara Jungkat

Muara Jungkat adalah tempat pertemuan Sungai Kapuas dengan Laut China Selatan. Muara Kapuas ini merupakan gerbang bagi kapal-kapal laut yang akan memasuki Kota Pontianak yang pelabuhannya berada di Sungai Kapuas.

Jarak antara Pelabuhan Pontianak dengan Buoy Pengenal di Muara Jungkat adalah 19 mil laut. Jarak tersebut dapat ditempuh menggunakan speed boat selama 1.5 jam. LWS alur Kapuas berdasarkan data yang dikeluarkan Kepanduan Pontianak adalah 3.8 mtr dengan ketinggian maksimum air pasang 1.5 - 2 mtr. Dengan kondisi tersebut maka kapal-kapal yang memiliki draft dalam (di atas 5.6 mtr) tidak dapat melewati alur Kapuas dan harus berlabuh di Muara Jungkat.

Ada beberapa kondisi dimana kegiatan bongkar muat dilakukan ship to ship di lokasi anchorage Muara Jungkat. Dengan kondisi ini cargo muatan dibawa menggunakan tongkang ke Muara Jungkat.

Video di bawah diambil pada Tanggal 12 Oktober 2007, pada hari terakhir bulan puasa. Pada saat itu ada keperluan mendesak yaitu mengantarkan dokumen kapal yang akan berangkat ke Singapore. Kondisi waktu itu cuaca hujan dan berawan.